Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, Desember 21, 2010

sehanyut sampai....
lalu berbalik arah
dalam kebisuan mencari makna
adakah ia benar-benar ada??
sedangkan jarak jauhnya tak terkira..
dalam mimpi tak bertepi.....

Kamis, Juli 08, 2010

entah....

dan mencari makna di lembayungmu
merepih alam di kaki cakrawala
sementara bunga itu terus mengering
dan layu dalam genggam harapan

berganti warna pelangi
disentuh luka mengelabu
dan diam menjadi pilihan terbaik
saat kemarau menghentikan semi bunga....

dan langkah terus menghampa.....

Rabu, Juli 07, 2010

serpihan......

menganalisa ingin
dibawah dahan kayu yg kering
didalam kebuncahan hati mendendam
dan membisu didalam serapahku

menabur luka.. pada pasir yang melekat
di debu hari
hari yg terbakar asa

jua membaca kisah dalam ratapan
terburai dalam secuil ingatan yg rusak
rusak terungkai janji
retak di akhir mimpi

jua terdampar semu
disisa waktu berputarnya rasa
di sela hangatnya mentari
yg tersirnakan gerhana ......


sehingga berlabuh
dengan sejuta tanya yang tak selesai
dan harapan yg ternoda
disekat hati yg terpinggirkan.....

Selasa, Juli 06, 2010

SEPENGGAL HATI....

dan ketika hari mengering dalam sunyi....
setetes embun menjadi telaga dalam kefanaan
dan aroma menci menguap seiring datangnya malam
lalu berlutut pada kehampaan abadi....

dan saat surya menjadi kelabu diujung bayang
sementara riuh rendah dunia menelan sukma
hangat perapian menjadi saksi buta
kebekuan menemukan maknanya....

lalu aku.... berjalan menyusuri pinggiran hati
di tengah serpihan senyum yg terapung
mengapung di birunya laut sejarah....
seuntai masa yg tak pernah musnah.......

Sabtu, Januari 10, 2009

JUST A LOOSER !!!

Pasir itupun terbang
Menumpuk di belahan tengah daun
Anginpun mengejar jalannya mentari
Tinggalkan satu nama dalam kegersangan
Bermimpilah
Karena kenyataan itu sangat pahit
Beranganlah
Karena harapan itu tidak pernah terkabul
Lalu pulanglah
Ke pangkuan ibumu yang menyesali hidupnya...
Karena lukamu...karenamu..
Kemudian bangkitlah..
Setelah segenggam dendam kau jadikan sarapan pagi
Dan berjalanlah
Dengan benci dan sakit hati sebagai tulang kakimu
Dan kembali datangi pasir itu
Marahlah pada pasir yang selalu mengotori
Cantiknya warna hijau daun
Makilah pasir itu...
Mengapa pasir itu tidak terbang saja ke kepalamu
Menutupi lubang hidungmu dan mengaburkan matamu....
Karena sepantasnyalah begitu nasibmu....!!!!

:) :) :) S E N Y U M :) :) :)

Senyum adalah keramahan dan senjata
Adalah damar dalam gelap
Keindahan dalam kehancuran
Semangat ditengah ketidakberdayaan

Dibalik tirai senyum...
Duka berlindung tak terlihat...
Suka tertahan tak terungkap..
Benci menyelinap dengan sinis..
Rindupun kadang tergores dengan manis...
Sabar terlukis begitu dalam..
Cinta berbaur dengan harap

Dibalik tirai senyum...
Kudekatimu dengan benciku
Kubahagiakanmu dengan tulusku
Kucintaimu dalam kebisuanku
Kunantikanmu dengan bosanku

Dibalik tirai senyum..
Kudoakanmu dari hati..
Kusemangatimu dalam hati..
Kuiringi lukamu sepenuh hati
Kuamati jiwamu melalui hati

Dibalik tirai senyum..
Hati bertopeng tak nampak..
Hati menghindar tak tersentuh
Hati menyisih tak terjangkau
Namun hati tetaplah hati...

Sedangkan senyum...
Dibalik sejuta maknanya....
Dibalik sejuta peristiwa..
Adalah perlindungan sebentuk hati....

D A U N K E R I N G

Mungkin hanya sehelai daun kering yang terbang...
Saat hari panas dan tidak ada kisah terjalin
Saat langkah terhenti tanpa alasan
Saat karya menjadi sesuatu yang basi

Mungkin hanya sehelai daun kering yang terbang...
Yang rapuh dan terjatuh...
hingga lengan lelah mengayuh..
Dan air mata telah bosan jatuh...

Mungkin hanya sehelai daun kering yang terbang...
Bila musim kering menguliti pepohonan
Dan angin tak sejuk mengitari aura
Lalu jejak tersapu debu

Mungkin hanya aku..sehelai daun kering yang terbang...
Yang menyadari mimpi menjauh..
Yang menyadari keringnya luka karena lamanya waktu
Yang menyadari panjangnya rute tak tertempuh
Yang menyadari kerapuhan..kian tertatih.....
Sehelai daun kering...yang lelah terbang.....

S I N F U L

Dalam kedukaan gunung
Resah lautan memekik
Saat semua tanaman dan akarnya menghujat
Hingga berhamburan pasir yang selimuti pantai
Menagislah langit yang luka...... menatap... meratap
Di pinggiran putaran bola dunia
Aku terhenyak....... terhimpit kelam
Melebur di kekumuhan dosa
Kekerdilan derajatku
Menghiba setitik kasihMU
Tanah sudah bosan menolakku
Angin lelah meniupkan sumpah serapahnya
Lalu harus kemana aku...
Bila semua ciptaanMU membenciku
Dililit dosa dirongrong angkara
Aku yang telah menebar nestapa
Aku yang telah menimbulkan bencana
Sehingga banyak jiwa meratap
Menyesali kehadiranku
Menyesali kebohonganku yang menghancurkan mereka
Kebiadabanku yang menzhalimi
Kebiasaanku untuk menyakiti....
Kemana...harus bagaimana....
Langkahku hanya menyisakan jejak nista
Fikiranku menjadikanku durjana
Wahai....penguasa semesta...
Masih layakkah aku memohon belas kasihMU....
Atau bahkan aku terlalu hina untuk siksaMU.....

B I N A R

Mencerah asa di mataku
Menebar wangi kebahagiaanku
Tak terperikan
Tak tergambarkan
Langkah telah membawa waktuku...kehadapanmu
Hidup telah mengajak aku mengenalmu
Tiadakah siksaan yang lebih indah dari ini...
Sungguh tiada..andainya kau tahu..
Merona bintang di belai malam
Tersenyum awan di ujung kaki langit
Pandanganmu...
Meruntuhkan segala luka
Merajut waktu denganmu..
Meniti hidup disampingmu..
Seakan membingkai aroma sejuta bunga
Dari menit yang terserak ditinggalkan hari
Dari dahan yang dipatahkan dahan
Dari rumput yang tidak diacuhkan angin..
Ku berujar satu makna..
Tiadalah malam tanpa dewinya
Tiadalah siang tanpa rajanya
Dan sungguh...
Tiadalah hidupku tanpa senyummu..

Kamis, Januari 08, 2009

Larut....

Larut

Teronakan hatiku
Di sungging senyummu

Lalu tersapukan hangatmu
Di sela waktu yang memadukan jiwa
Hingga termaknakan hidupku
Di putihnya rasamu

Tak sadarkan hati...
Tak ingatkan masa
Lengahkan neraca fikiran
Terbuai manisnya wajahmu

Lembut tuturmu

Menguasaiku
Kendalikanku‭ ‬...‭ ‬membakarku
Berlalunya waktu‭ ‬..kian menegaskanku
Wahai penguasa hati dan fikiranku...

Larutkanlah jiwa ini.....

..........FROZEN......

Biar sajalah begini,‭ ‬
katakan pada Angin
yang terbangkan asa
Pada derit daun pintu
yang menyiratkan Rasa sakit...
Hingga pada air mata yang mengering
Membakar luka jiwa hanguskan rasa

Kabarkanlah.......

Bahwa angin kini enggan berhembus
Hingga luka tak kunjung kering
Bahwa pintu hati telah berkarat‭
Hingga tak mampu terbuka lagi...

Rabu, Desember 17, 2008

H E N I N G

di semilir waktu yang berlalu…

ketika aku telah hilang dalam aku

makin berlalu dalam aku

dan hatiku menata lagi serpihan kenangan yg berserak

masa dimana saat waktu berhenti di bayangmu

hari terajut dalam senyummu

hingga hatiku sesak oleh auramu…

hanya di saat itulah…hidup bermakna dan termaknai

mengukir sejarah atas nama perasaan

lalu…siang terangku terterpa realita…

hingga hangatmu hanya ada dalam kisi jiwa

dan asaku membubung tinggi ke purnama yang terbelah…

lalu hening menguasai ruangku…….

MY CONFESSION......



ketika langkah telah penat menuju arah…

namun jiwa masih dahaga akan bahagia…

sedang dunia hanya menyajikan fana dan fana..

ruh terpanggil pada yang punya..

terhenyak aku akan…sejarahku yang kelam..

tiada kuresapi kasih sayangMU..

tiada kuhayati ke’arifanMU…

tiada kusyukuri anugrahMU…

tiada kuingat jati diri dan tugasku

wahai..sebaik-baik tempat kembali…

masih adakah hamba berhak terhadap rahmatmu…

masih layakkah hamba memohon ampunanmu…

masih wajarkah hamba mengaku khalifah yang ENGKAU amanati di bumi…

dalam tersadar kepongahanku..

terjebak kekeliruan dan kesesatan..

terhempas di realita dosa yang tak terbilang..

lirih hamba sampaikan semua ini…

karena hanya ENGKAUlah yang maha memahami…

Selasa, Desember 16, 2008

N O H O P E



bila waktu datang..jangan berharap lama..

bila pergi…jangan berharap kembali..

dan bila wajahmu meletih dalam bingkai debu hidup..

jangan berharap waktu bersamamu dalam genggamanmu..

karena sudah skenarionya bila hati patah dan terjerat

bila langkah terseok maupun berlari

dan waktu hanya saksi bisu dari semua luka dan asa

yang menggelayuti mimpi-mimpi ta berujung…

atau memberangus rasa yang menggantung..

jua mungkin menutup erat celah jiwa yang tak sempurna…

maaf…..bila sejarah itu tak termaknai…

maaf..bila hari itu …

hidup hanya untuk melukai……..

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, Desember 21, 2010

sehanyut sampai....
lalu berbalik arah
dalam kebisuan mencari makna
adakah ia benar-benar ada??
sedangkan jarak jauhnya tak terkira..
dalam mimpi tak bertepi.....

Kamis, Juli 08, 2010

entah....

dan mencari makna di lembayungmu
merepih alam di kaki cakrawala
sementara bunga itu terus mengering
dan layu dalam genggam harapan

berganti warna pelangi
disentuh luka mengelabu
dan diam menjadi pilihan terbaik
saat kemarau menghentikan semi bunga....

dan langkah terus menghampa.....

Rabu, Juli 07, 2010

serpihan......

menganalisa ingin
dibawah dahan kayu yg kering
didalam kebuncahan hati mendendam
dan membisu didalam serapahku

menabur luka.. pada pasir yang melekat
di debu hari
hari yg terbakar asa

jua membaca kisah dalam ratapan
terburai dalam secuil ingatan yg rusak
rusak terungkai janji
retak di akhir mimpi

jua terdampar semu
disisa waktu berputarnya rasa
di sela hangatnya mentari
yg tersirnakan gerhana ......


sehingga berlabuh
dengan sejuta tanya yang tak selesai
dan harapan yg ternoda
disekat hati yg terpinggirkan.....

Selasa, Juli 06, 2010

SEPENGGAL HATI....

dan ketika hari mengering dalam sunyi....
setetes embun menjadi telaga dalam kefanaan
dan aroma menci menguap seiring datangnya malam
lalu berlutut pada kehampaan abadi....

dan saat surya menjadi kelabu diujung bayang
sementara riuh rendah dunia menelan sukma
hangat perapian menjadi saksi buta
kebekuan menemukan maknanya....

lalu aku.... berjalan menyusuri pinggiran hati
di tengah serpihan senyum yg terapung
mengapung di birunya laut sejarah....
seuntai masa yg tak pernah musnah.......

Sabtu, Januari 10, 2009

JUST A LOOSER !!!

Pasir itupun terbang
Menumpuk di belahan tengah daun
Anginpun mengejar jalannya mentari
Tinggalkan satu nama dalam kegersangan
Bermimpilah
Karena kenyataan itu sangat pahit
Beranganlah
Karena harapan itu tidak pernah terkabul
Lalu pulanglah
Ke pangkuan ibumu yang menyesali hidupnya...
Karena lukamu...karenamu..
Kemudian bangkitlah..
Setelah segenggam dendam kau jadikan sarapan pagi
Dan berjalanlah
Dengan benci dan sakit hati sebagai tulang kakimu
Dan kembali datangi pasir itu
Marahlah pada pasir yang selalu mengotori
Cantiknya warna hijau daun
Makilah pasir itu...
Mengapa pasir itu tidak terbang saja ke kepalamu
Menutupi lubang hidungmu dan mengaburkan matamu....
Karena sepantasnyalah begitu nasibmu....!!!!

:) :) :) S E N Y U M :) :) :)

Senyum adalah keramahan dan senjata
Adalah damar dalam gelap
Keindahan dalam kehancuran
Semangat ditengah ketidakberdayaan

Dibalik tirai senyum...
Duka berlindung tak terlihat...
Suka tertahan tak terungkap..
Benci menyelinap dengan sinis..
Rindupun kadang tergores dengan manis...
Sabar terlukis begitu dalam..
Cinta berbaur dengan harap

Dibalik tirai senyum...
Kudekatimu dengan benciku
Kubahagiakanmu dengan tulusku
Kucintaimu dalam kebisuanku
Kunantikanmu dengan bosanku

Dibalik tirai senyum..
Kudoakanmu dari hati..
Kusemangatimu dalam hati..
Kuiringi lukamu sepenuh hati
Kuamati jiwamu melalui hati

Dibalik tirai senyum..
Hati bertopeng tak nampak..
Hati menghindar tak tersentuh
Hati menyisih tak terjangkau
Namun hati tetaplah hati...

Sedangkan senyum...
Dibalik sejuta maknanya....
Dibalik sejuta peristiwa..
Adalah perlindungan sebentuk hati....

D A U N K E R I N G

Mungkin hanya sehelai daun kering yang terbang...
Saat hari panas dan tidak ada kisah terjalin
Saat langkah terhenti tanpa alasan
Saat karya menjadi sesuatu yang basi

Mungkin hanya sehelai daun kering yang terbang...
Yang rapuh dan terjatuh...
hingga lengan lelah mengayuh..
Dan air mata telah bosan jatuh...

Mungkin hanya sehelai daun kering yang terbang...
Bila musim kering menguliti pepohonan
Dan angin tak sejuk mengitari aura
Lalu jejak tersapu debu

Mungkin hanya aku..sehelai daun kering yang terbang...
Yang menyadari mimpi menjauh..
Yang menyadari keringnya luka karena lamanya waktu
Yang menyadari panjangnya rute tak tertempuh
Yang menyadari kerapuhan..kian tertatih.....
Sehelai daun kering...yang lelah terbang.....

S I N F U L

Dalam kedukaan gunung
Resah lautan memekik
Saat semua tanaman dan akarnya menghujat
Hingga berhamburan pasir yang selimuti pantai
Menagislah langit yang luka...... menatap... meratap
Di pinggiran putaran bola dunia
Aku terhenyak....... terhimpit kelam
Melebur di kekumuhan dosa
Kekerdilan derajatku
Menghiba setitik kasihMU
Tanah sudah bosan menolakku
Angin lelah meniupkan sumpah serapahnya
Lalu harus kemana aku...
Bila semua ciptaanMU membenciku
Dililit dosa dirongrong angkara
Aku yang telah menebar nestapa
Aku yang telah menimbulkan bencana
Sehingga banyak jiwa meratap
Menyesali kehadiranku
Menyesali kebohonganku yang menghancurkan mereka
Kebiadabanku yang menzhalimi
Kebiasaanku untuk menyakiti....
Kemana...harus bagaimana....
Langkahku hanya menyisakan jejak nista
Fikiranku menjadikanku durjana
Wahai....penguasa semesta...
Masih layakkah aku memohon belas kasihMU....
Atau bahkan aku terlalu hina untuk siksaMU.....

B I N A R

Mencerah asa di mataku
Menebar wangi kebahagiaanku
Tak terperikan
Tak tergambarkan
Langkah telah membawa waktuku...kehadapanmu
Hidup telah mengajak aku mengenalmu
Tiadakah siksaan yang lebih indah dari ini...
Sungguh tiada..andainya kau tahu..
Merona bintang di belai malam
Tersenyum awan di ujung kaki langit
Pandanganmu...
Meruntuhkan segala luka
Merajut waktu denganmu..
Meniti hidup disampingmu..
Seakan membingkai aroma sejuta bunga
Dari menit yang terserak ditinggalkan hari
Dari dahan yang dipatahkan dahan
Dari rumput yang tidak diacuhkan angin..
Ku berujar satu makna..
Tiadalah malam tanpa dewinya
Tiadalah siang tanpa rajanya
Dan sungguh...
Tiadalah hidupku tanpa senyummu..

Kamis, Januari 08, 2009

Larut....

Larut

Teronakan hatiku
Di sungging senyummu

Lalu tersapukan hangatmu
Di sela waktu yang memadukan jiwa
Hingga termaknakan hidupku
Di putihnya rasamu

Tak sadarkan hati...
Tak ingatkan masa
Lengahkan neraca fikiran
Terbuai manisnya wajahmu

Lembut tuturmu

Menguasaiku
Kendalikanku‭ ‬...‭ ‬membakarku
Berlalunya waktu‭ ‬..kian menegaskanku
Wahai penguasa hati dan fikiranku...

Larutkanlah jiwa ini.....

..........FROZEN......

Biar sajalah begini,‭ ‬
katakan pada Angin
yang terbangkan asa
Pada derit daun pintu
yang menyiratkan Rasa sakit...
Hingga pada air mata yang mengering
Membakar luka jiwa hanguskan rasa

Kabarkanlah.......

Bahwa angin kini enggan berhembus
Hingga luka tak kunjung kering
Bahwa pintu hati telah berkarat‭
Hingga tak mampu terbuka lagi...

Rabu, Desember 17, 2008

H E N I N G

di semilir waktu yang berlalu…

ketika aku telah hilang dalam aku

makin berlalu dalam aku

dan hatiku menata lagi serpihan kenangan yg berserak

masa dimana saat waktu berhenti di bayangmu

hari terajut dalam senyummu

hingga hatiku sesak oleh auramu…

hanya di saat itulah…hidup bermakna dan termaknai

mengukir sejarah atas nama perasaan

lalu…siang terangku terterpa realita…

hingga hangatmu hanya ada dalam kisi jiwa

dan asaku membubung tinggi ke purnama yang terbelah…

lalu hening menguasai ruangku…….

MY CONFESSION......



ketika langkah telah penat menuju arah…

namun jiwa masih dahaga akan bahagia…

sedang dunia hanya menyajikan fana dan fana..

ruh terpanggil pada yang punya..

terhenyak aku akan…sejarahku yang kelam..

tiada kuresapi kasih sayangMU..

tiada kuhayati ke’arifanMU…

tiada kusyukuri anugrahMU…

tiada kuingat jati diri dan tugasku

wahai..sebaik-baik tempat kembali…

masih adakah hamba berhak terhadap rahmatmu…

masih layakkah hamba memohon ampunanmu…

masih wajarkah hamba mengaku khalifah yang ENGKAU amanati di bumi…

dalam tersadar kepongahanku..

terjebak kekeliruan dan kesesatan..

terhempas di realita dosa yang tak terbilang..

lirih hamba sampaikan semua ini…

karena hanya ENGKAUlah yang maha memahami…

Selasa, Desember 16, 2008

N O H O P E



bila waktu datang..jangan berharap lama..

bila pergi…jangan berharap kembali..

dan bila wajahmu meletih dalam bingkai debu hidup..

jangan berharap waktu bersamamu dalam genggamanmu..

karena sudah skenarionya bila hati patah dan terjerat

bila langkah terseok maupun berlari

dan waktu hanya saksi bisu dari semua luka dan asa

yang menggelayuti mimpi-mimpi ta berujung…

atau memberangus rasa yang menggantung..

jua mungkin menutup erat celah jiwa yang tak sempurna…

maaf…..bila sejarah itu tak termaknai…

maaf..bila hari itu …

hidup hanya untuk melukai……..

 

miss_dzaa_here Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by faris vio Templates Image by vio's Notez